Metz Muntsani

"Kesunyian adalah teman sejati"

Pekatnya Rindu Mempintui

Posted by metzz pada Juli 18, 2009

Walau seribu suling kau senandungkan
Takkan sampai pada indahnya
Dia menari dengan tarian tanpa bahasa
Dalam jiwaku, jiwaku.

Tak perlu seratus tashbih sebagai keranda
Kubur ragaku telah lama tersedia
Kini hausku tak tertahan lagi
Karena pekatnya rindu yang mempintui

Cukuplah diri gilaku ngembara
Hingga akhirnya kutemukan rumahku

Timoer Bandung, 03-12-‘07
Antologi Seranum Senyum

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: