Metz Muntsani

"Kesunyian adalah teman sejati"

Puisiku Beribu Purnama

Posted by metzz pada Juli 18, 2009

Puisiku beribu purnama
Layatkan kata tak berkata
Jangan biarkan berdetik dalam sukma
Kalau jadi duka tak ber-airmata

Kulepas kalian bukan sebagai pelipur lara
Yang bersayap belati di hati
Barangkali aku hanya dipandang momentum
Dalam permainan Tuhan yang tak
Dapat dimainkan gendang
Pun tarian malaikat dan iblis

“Rumahku adalah Aku
Pusar angin dari segala arah”

Puisiku beribu purnama
Jangan kau baca sebelum tidur
Jangan kau hafal sebelum makan
Jangan kau tertawa sebelum menangis
Jangan kau menangis sebelum

Timoer Bandung, 03-12-‘07
Antologi Seranum Senyum

Iklan

Satu Tanggapan to “Puisiku Beribu Purnama”

  1. pkus said

    Kulepas kalian bukan sebagai pelipur lara
    Yang bersayap belati di hati
    Barangkali aku hanya dipandang momentum
    Dalam permainan Tuhan yang tak
    Dapat dimainkan gendang
    Pun tarian malaikat dan iblis—-

    sungguh untaian kata yang menghentak –bagiku–

    bagus teruslah berkarya

    salam cinta & sayang

    Kang Usup Supriyadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: