Metz Muntsani

"Kesunyian adalah teman sejati"

Perempuan

Posted by metzz pada Juli 21, 2009

0021-1Perempuan, tak setitik pun
Air mata. Bagaimana aku mengerti
Tak kudengar nada
Suarakanlah! Sedesir angina malam
Sehening embun di matamu
Dan sesepi langit
Ajari segetar ini romantika rasa

Pucuk-pucuk pertemuan itu
Menapak rindu
Di pelupuk sukma jadi kisah
Yang tak bermusim lepuhkan aku

– Jadi rintih.

Sejenak saja. Aku ingin ngerti
Gugus nafas yang tak mau liar
Setelah rendamku
Pada jeruji matamu

– hanya untukmu

Perempuan, aku sendirian ratap bebalnya
Penungguan di telaga kehausan kalbu
Hari-hari di ujung rapuh
Sayat rupaku
Hingga terlupa pada diri yang lalu
Dan malam-malam tak lagi mentidur

Berkali-kali pikirku memajang
Bibirmu tak berkata, memang tak mau kata
Hanya senyum dalam diam cinta
Entah dengan jiwamu…(?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: