Metz Muntsani

"Kesunyian adalah teman sejati"

Posts Tagged ‘Sunyi’

Sabda-Sabda Simpanggang

Posted by metzz pada Juli 20, 2009

Ada gelegar dalam gelembung asmara
Bertetes embun di kelopak daun kering
Sudah tak terhitung ranting yang patah
Kupu-kupu masih saja di taman bersama perih

Gemericik hujan memperindah sunyi
Tampakkan sketsa tiap tapak
Pada dinding selukis puisi mengabadi

Lafad-lafad suaraku tiba-tiba
Teriak logika metaforis dalam rasio
Sedang satu jari hati menengadah
Jadi doa, lalu entah…

Burung-burung masih asik bermain
Karna terlalu remaja untuk diajak dewasa
Siapa suka menatap senja
Ia ‘kan tahu pulang rumah

Timoer Bandung, 04-12-‘07
Antologi Seranum Senyum

Posted in Antologi Seranum Senyum | Dengan kaitkata: , , , | 1 Comment »

Gumaman Retak, Ratapan luka

Posted by metzz pada Juli 18, 2009

Bicaralah ! Terkadang kita lupa bahwa di sekitar kita ada nafas yang mengerang gelisah. Dan aku merasakan basahnya air mata yang menetes sepanjang peristiwa. Entah dengan kalian. Masihkah mulut-mulut mengunyah makna kerinduan, kemuakan, kejijikan, bahkan cinta? Atau bagaimana benak dan bayang-bayang ‘hitam’ kita menghentikan tanya yang terbuncah dari tanya tanya?

Tiba-tiba aku tersentak oleh bentak sunyi yang menyorotiku dengan perih di setiap langkah. Haruskah aku menangisi kalian yang terus berteriak memanggilku. Dan aku memilih memati di kamar yang penuh dengan jendela-jendela kejemuhan. Adalah di mana angin menyampaikan berita tentang semua. Adalah kepekatan. Adalah Air mata pikirku yang tak akan bisa kau hentikan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Catatan Sederhana | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »